Monday, November 20Kita mulai dari sini...

Transportasi Indonesia Mau Ke Mana?

Tidak dapat dipungkiri bahwa transportasi menjadi salah satu aspek yang amat vital dalam kehidupan ekonomi, sosial, politik, dan pertahanan serta keamanan nasional. Namun sayangnya hingga saat ini penyediaan sarana dan infrastruktur transportasi nasional belum menunjukan efektifitasnya dalam menunjang dan sekaligus menggerakkan dinamika pembangunan, mendukung mobilitas manusia, barang dan jasa, mendukung pola distribusi nasional, serta mendukung pengembangan wilayah dan peningkatan hubungan internasional yang lebih memantapkan perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia.

Sistem trasportasi nasional mesti ditata dan terus disempurnakan secara serius. Tentunya hal ini tidak dapat dilepaskan dari peningkatan sumberdaya manusia sehingga terwujud baik keandalan untuk pelayanan maupun keterpaduan antar- dan intramoda transportasi.

Pengamat transportasi Djoko Setijawarno menyatakan setidaknya ada tiga masalah transportasi di Indonesia. Satu, kekurangan infrastruktur dan sarana transportasi umum. Menurut dia sarana dan infrastruktur transportasi umum masih belum memadai sehingga masyarakat lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi guna mobilisasi. Sedangkan yang kedua, kata dia, ialah tidak adanya sistem yang bisa mengerem penggunaan kendaraan pribadi.

Adapun yang ketiga ialah sejumlah layanan dan fasilitas yang memanjakan para pengguna kendaraan pribadi. Kepala daerah tidak begitu nafsu mengurus transportasi di daerahnya. Selain banyak kendala, juga tidak menyisakan uang besar. Padahal makin buruk layanan transportasi akan menggeret sejumlah persoalan lain seperti kerugian sosial ekonomi.

Melihat dari tiga hal tersebut, pembangunan di bidang tranportasi haruslah menyesuaikan dengan perkembangan ekonomi, tingkat kemajuan teknologi, kebijakan tata ruang, pelestarian fungsi lingkungan hidup, dan kebijakan energi nasional.

Tentunya butuh kerjasama antar peran seperti pihak swasta dan koperasi dalam dalam penyelenggaraan tranportasi yang diarahkan pada suatu kompetisi yang sehat dan saling menghidupi.

Dan yang paling penting adalah peran pemerintah dalam mengatur kebijakan-kebijakan transportasi, sekurang-kurangnya dalam melihat tiga masalah tadi. Jasa trasnportasi yang sangat penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus diselenggarakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada sesuai dengan kondisi dan kemampuan masyarakat serta mengabdi pada kepentingan nasional.

(Tim Redaksi)

Leave a Reply

%d bloggers like this: