Monday, November 20Kita mulai dari sini...

Sudahkah Tax Amnesty Tepat Sasaran

Sistem pengampunan pajak atau yang sering disebut tax amnesty telah dilakukan oleh Indonesia. Dampak dari pelaksanaan tax amnesty telah memberikan pro dan kontra untuk sektor perekonomian Indonesia untuk sementara ini.

Nilai 2% – 5% yang dibebankan kepada pembayar tax amensty ini, diharapkan oleh pemerintah memberikan dampak positif. namun muncul banyak pandangan yang menganggap pemerintah tidak mempunyai solusi akan krisis ekonomi yang berada di Indonesia sehingga melakukan sistem pengampunan pajak. Hal ini juga memberikan sebuah rasa kecemburuan akan warga yang taat pajak dengan warga yang akan diampuni pajaknya.

Program tax amnesty ini bukanlah program baru tetapi wacana yang sudah lama dirancang oleh pemerintah. Indonesia pernah menerapkan amnesty pajak pada 1984. Namun pelaksanaannya tidak efektif karena wajib pajak kurang merespons dan tidak diikuti dengan reformasi sistem administrasi perpajakan secara menyeluruh.

Sistem pajak yang harusnya menitik beratkan terhadap masyarakat lapisan atas ini malah menajdi beban untuk masyrakat lapisan menengah dan bawah. mereka beranggapan nilai 3% sudah ideal untuk pembayaran tax amnesty.

Hal yang masih perlu dikaji ulang seperti yang dilansir dari situs swa.co.id  menurut Prof Wihana Kirana, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM, adanya redesign kebijakan tax amnetsy perlu diikuti dengan aturan main atau kelembagaan yang benar. Karena akan banyak pertanyaan apakah implementasi pengampunan pajak akan memberi outcome atau insentif kepada Wajib Pajak.

Akan tetapi apabila melihat sisi kelemahannya, adanya implementasi tax amnesty belum didukung oleh beberapa hal, yaitu belum bebasnya Ditjen Pajak masuk ke dalam sistem perbankan, dan belum ada payung hukum yang menjadi landasan hukum implementasi tax amnesty. Selain itu jumlah pegawai pajak yang masih sedikit hanya sekitar 35 ribu. Hal ini tidak seimbang dengan jumlah pemilik NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) sekitar 27 juta.

Leave a Reply

%d bloggers like this: