Saturday, November 18Kita mulai dari sini...

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Pengguna BPJS

Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluhkan susahnya mendapatkan kamar di rumah sakit. Seperti di daerah Sulawesi Selatan banyak keluhan terjadi di sana, keluhan yang tidak jauh berbeda. Pasien selalu disulitkan soal kamar yang selalu penuh.

“Saya sudah bolak-balik antar Ibu saya dari Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo katanya penuh dan saya ke tiga rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS alasannya selalu sama, kamar penuh” ujar Rahmatia salah satu keluarga pasien dilansir dari beritasatu.com

Tidak hanya mengenai masalah kamar pasien yang selalu penuhh, keluhan juga terjadi ketika perawat mengetahui bahwa yang sedang dihadapi adalah pasien dengan bantuan BPJS. Perawat selalu mengaku kamar dirumah sakit tersebut selalu penuh.

Adapun kasus lain mengenai pelayanan rumah sakit yang kurang adail terhadap pasien BPJS, seringkali pasien dengan bantuan BPJS ditawarkan kamar yang VVIP atau VIP yang mana akan ada selisih biaya kalau pasien menggunakan BPJS.

Dilansir dari beritasatu.com secara terpisah, Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Makassar, Unting Patri Wicaksono Pribadi dalam pertemuan media ghatering di Makassar, mengakui memang ketersediaan kamar selalu menjadi kendala di setiap rumah sakit setelah pemberlakuan BPJS Kesehatan. Terkait soal itu, kata dia, pihaknya segera melakukan evaluasi terhadap persoalan yang dianggap krusial itu dengan meninjau ulang kerja sama dengan pihak manajemen rumah sakit.

Melihat cara kerja pelayanan kesehatan yang diskriminatif terhadap pasien pengguna BPJS sangat merugikan terhadap kaum kecil. Padahal kesehatan adalah faktor penting untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Kementrian Kesehatan harus segera bertindak dan menghukum oknum rumah sakit yang tidak melayani masyarakat dengan baik.

(Olive)

Leave a Reply

%d bloggers like this: