Wednesday, October 18Kita mulai dari sini...

Partai-Partai dan Rezim Yang Anti NKRI Harus Dibersihkan

Dilansir dari Liputan6.com (26/01/2017) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan terus mengawasi keberadaan Organisasi Masyarakat (ormas) anti-NKRI di Indonesia. Caranya, dengan menerjunkan intelijen dan teritorial TNI.

“TNI akan mengerahkan intelijen. Saya juga meminta aparat teritorial mulai dari Babinsa, Danramil, hingga Dandim untuk mengumpulkan fakta terkait adanya ormas anti-NKRI,” ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Rabu (25/1/2017).

Gatot mengatakan, aparat teritorial dan intelijen akan melaporkan temuan di lapangan mengenai Ormas anti-NKRI tersebut kepada komandannya serta kepolisian setempat.

“Aparat teritorial kumpulkan faktanya dan menyampaikan kepada komadan dan polisi setempat,” ujar Gatot.

Menurut dia, hingga hari ini, pihaknya sudah mendeteksi sejumlah ormas anti-NKRI tersebut. Namun, Gatot enggan menyebutkan temuannya kepada awak media. Menurut dia, yang berhak membeberkan datanya ialah Polri.

Dilihat dari hal ini ada komitmen dari TNI dan POLRI untuk membersihkan organisasi yang tidak menjalankan Pancasila. Karena NKRI adalah perpanjangan dari Pancasila dan UUD 18 Agustus 1945 (UUD 1945 yang Asli).

Maka dengan demikian secara logis, TNI dan juga POLRI harus memberantas Partai-Partai dan Rezim pemerintahan yang tidak secara konsisten dan konsekuen menjalankan Pancasila dan UUD 18 Agustus 1945. Fakta sejarah bahwa, rezim setelah reformasi justru malah mengubah UUD 1945. Maka timbullah juga partai-partai yang saat ini menyeleweng dari Pancasila dan UUD 1945. Penyelewengan terhadap UUD 1945 yang Asli ini jelas merusak NKRI. Hal ini harus segera dibersihkan.

 

 

(Jodi Akbar)

 

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: