Friday, July 20Kita mulai dari sini...

Kronik

Kronika

Ekonomi Politik Indonesia Saat Ini

Ekonomi Politik Indonesia Saat Ini

Kronik
oleh: Musfi Romdoni, Aktivis Muda UI Penulis adalah mahasiwa Filsafat UI angkatan 2015   Trickle Down Effect adalah mazhab dalam ekonomi yang memiliki asumsi bahwa pertumbuhan yang dihasilkan oleh pengusaha swasta akan dengan sendirinya “menetes ke bawah”, ke para pekerja. Dengan demikian, dalam mazhab ini, pemerintah tidak memprioritaskan pemberian subsidi atau bantuan kepada rakyat kecil atau usaha mikro, melainkan kepada usaha makro yang lebih memberi sumbangan kepada laju perekonomian. Memahami asumsi dasar mazhab tersebut, tentunya banyak dari kita yang tidak setuju dan bertanya bagaimana mungkin subsidi justru kepada mereka yang berada, bukankah golongan rakyat kecil atau usaha mikro jauh lebih membutuhkan? Jika kita meninjau kebijakan ekonomi di Indonesia, penerapan
Potret Suram Demokrasi Indonesia Kini

Potret Suram Demokrasi Indonesia Kini

Kronik
oleh: M Musfi Romdoni* Penulis merupakan mahasiswa jurusan Filsafat UI 2015, Ketua GMNI Komisariat FIB UI 2017-2018   Demokrasi, tentu merupakan kata yang berlalu-lalang dalam kehidupan akademik ataupun keseharian kita. Akan tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa demokrasi yang substansial sejatinya telah menjadi entitas yang asing dalam ranah perbincangan ataupun percakapan kita. Demokrasi telah mendapat hantaman yang hebat dari liberalisme. Demokrasi saat ini, tidak ubahnya sebagai permainan para elit yang dengan keberuntungan dan tipu dayanya telah menang dalam pemilihan umum. Demokrasi tidak boleh dipahami sebagai “one man one vote”, jika demikian yang terjadi, maka demokrasi tersebut akan tergelincir ke dalam kehendak mayoritas semata. Hal tersebut merupakan perkar
Democrazy, Psikiater Laris Manis

Democrazy, Psikiater Laris Manis

Kronik, Opini Publik
Oleh: Abu Duda (Penggiat Medsos)   Menjelang 20 tahun reformasi, kasihan masyarakat awam masih harus disibukkan menjadi pemain pinjaman dalam acara nyoblos lima tahunan. Acara nyoblos yang sering jadi lahan perpecahan. Sebagian politisi menilai keributan itu bagian dari dinamika demokrasi yang sehat. Ini jelas gombal. Pemahaman seperti itu segera kita harus koreksi bersama. Karena hingga sampai saat ini, berarti negara belum tuntas soal mau ke mana kita sebagai suatu bangsa. Hanya selalu berfikir soal pemenangan kader dari partai politik masing-masing, dengan agenda politik masing-masing pula. Untuk rakyat? Nampaknya nihil. Bukan barang baru kalau pilkada dan pemilu langsung selalu menjadi arena saling menjatuhkan antar lawan politik. Orang awam lagi-lagi jadi korban kebap...
Tentara Harus Berpolitik!

Tentara Harus Berpolitik!

Kronik
Kamis, 5 Oktober, Tentara Nasional Indonesia merayakan HUT yang ke-72. Di tengah dinamika situasi bangsa saat ini, sudah sepatutnya kita bangga atas kehadiran para kstaria, para patriot yang berasal dari Rakyat itu. Karena sejatinya  memang tentara Indonesia adalah tentara Rakyat. Sehingga kepentingan kedaulatan rakyat adalah tugas pokok utamanya. Sayangnya ditengah kisruh kepentingan para penguasa, tudingan-tudingan miring terus dilayangkan pada TNI kita. Banyak yang berpendapat bahwa aktiftas Panglima TNI saat ini, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, melakukan 'politik praktis'. Padahal dengan tegas Panglima mengatakan bahwa yang dilakukannya semata-mata bentuk politik negara. Disampakan Presiden Joko Widodo dalam acara HUT TNI ke-72 kemarin bahwa “TNI tidak boleh terlibat dalam politik