Wednesday, January 17Kita mulai dari sini...

Ideologi

Ideologi

Reformasi, Demokrasi, Hingga Hilangnya Tujuan Negara

Reformasi, Demokrasi, Hingga Hilangnya Tujuan Negara

Ideologi
Tentunya penyelenggara negara pasti tahu bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai staatsfundamentalnorm memuat suatu hakikat prinsip-prinsip dasar negara yang salah satunya adalah tujuan negara yang kita bisa lihat dalam alinea ke-4. Namun berjalannya waktu, sejak tercetusnya proklamasi, perjuangan menuju tujuan bernegara tersebut semakin lama semakin kabur. Setiap fase kekuasaan rezim tentu saja mencoba menjalankan amanat alinea ke-4 tersebut dengan berpatokan menjalankan isi UUD 1945, namun belum pernah ada yang konsisten dan konsekuen. Rezim Sukarno belum konsisten membangun kesejahteraan, ditambah kondisi faktual ketika itu situasi agresi militer masih terus berlangsung yang mengakibatkan sulit stabilnya kondisi sosial politik. Ditambah hasrat berkuasa mulai muncul di waktu senja Sukarno...
Kembalikan Pancasila Pada Roh Dan Spiritnya

Kembalikan Pancasila Pada Roh Dan Spiritnya

Ideologi, Opini Publik
Oleh: Jacky Jamrewav, S.H. Penulis adalah Ketua DPC GMNI Jakarta Pusat   Dinamika pertumbuhan kehidupan dan perkembangan kehidupan nasional Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini menunjukan sebuah fenomena pertentangan dan konflik yang sangat tinggi. Fenomena pertentangan dan konflik tersebut nampak dalam sistem dan hukum negara yang diatur dan dijalankan untuk melanggengkan penguasaan kaum yang kuat terhadap yang lemah. Pembangunan negara yang dijalanan berdasarkan kebutuhan pasar dan kepentingan investor asing juga menunjukan sisi keberpihakan pemerintah yang lebih diprioritaskan pada kepentingan dan kebutuhan kaum kapitalis dan melupakan tugas serta tanggungjawabnya untuk menjalankan amanat penderitaan rakyat Indonesia yang diinginkan dan dibutuhkan oleh...
Pancasila Bukan Sekedar Teriak Bhineka

Pancasila Bukan Sekedar Teriak Bhineka

Ideologi
Oleh: Dwi Gema Kumara Penulis adalah alumnus Filsafat UI, Pengkaji Pancasila dan UUD 1945   Baik kita sadari maupun tidak, masyarakat Indonesia kini seakan kehilangan arah dan tujuan. Jika kita insyafi bersama bahwa diantara kita semua, kini, antara pemerintah dengan rakyat, antara individu dengan individu, antara individu dengan kelompok, antara kelompok dengan kelompok saling menerka dan saling curiga. Tumbuh lebih banyak rasa ketidakpercayaan dibanding rasa saling percaya. Hal ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Tak sedikit rasa ketidaknyamanan itu  berujung pada terjadinya konflik di antara kita sebagai anak bangsa. Kita tidak bisa menafikan bahwa keresahan ini banyak pemicunya. Saat ini, dalam aspek ekonomi k
Pancasila Digusur Mafia Kekuasaan

Pancasila Digusur Mafia Kekuasaan

Ideologi, Opini Publik
Nilai persatuan bangsa Indonesia kian hari semakin melemah. Dimulai dengan Pilkada serentak yang terjadi di seluruh penjuru Indonesia. Dengan dalih menginginkan “demokrasi” dan “one man one vote”. Dalam suasana persaingan kekuasaan, isu agama muncul, isu antar golongan ras dan etnis memanas. Bangsa Indonesia pun terpecah-belah. Masyarakat awam dan buta politik dipaksa memilih yang tidak dipahaminya. Demi mendukung salah satu pasangan calon, konflik-konflik horizontal terus bermunculan di tengah masyarakat Indonesia. Kenapa harus terpecah belah? Apa sebenarnya makna dari “demokrasi” yang ideal? PNS/birokrat yang telah bertahun-tahun mengabdi dengan kinerja yang baik malah tidak dihargai. Kalah dengan para pemilik modal yang dekat dengan partai politik. Nampaknya bangsa Indonesia sudah melup