Wednesday, October 18Kita mulai dari sini...

Ideologi

Ideologi

Demokrasi Bukan Soal Dana Parpol

Demokrasi Bukan Soal Dana Parpol

Ideologi, Polkum
Oleh: Dwi Gema Kumara *Penulis merupakan penggiat Filsafat Politik, Alumnus Filsafat UI Kenaikan dana bantuan dari pemerintah untuk partai politik merupakan langkah preventif yang baik untuk mencegah terjadinya korupsi. Hal ini mengingat memang selama ini dana partai politik sering kali tidak jelas asal-usulnya. Sehingga seringkali menjadi modal utama para politisi untuk meraup untung lewat menjual janji-janji pada tuan mereka yaitu rakyat. Mayoritas politisi dari partai penerima dana bantuan belakangan ini berkomentar di berbagai media bahwa kenaikan dana yang diberikan pemerintah akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Mulai dari pendidikan internal partai hingga untuk pengabdian masyarakat. Banyak polisi juga menilai bahwa dengan naiknya dana ini akan menyokong demokrasi di Indones...
Dilucutinya Cita-cita dan Harapan Pendiri Bangsa

Dilucutinya Cita-cita dan Harapan Pendiri Bangsa

Ideologi
Bahwa di dalam perjalanannya bangsa Indonesia tidak terlepas dari arus gelombang “globalisasi” dengan bertemunya gelombang pergeseran kekuasaan dari luar negeri dan dalam negeri menjadikan dampaknya yang kompleks. Oleh karenanya kita harus waspada agar arus globalisasi yang membawa peluang dan ancaman yang baru tidak merugikan kita dan menguntungkan mereka, sehingga perlu dilakukan revitalisasi Pancasila dalam era Reformasi dan globalisasi. Mengutip pendapat Prof. Dr. Sofian Effendi : “Bahwa sejak 10 Agustus 2002, ketika MPR mengamandemen pasal 1 dan 2 UUD 1945 yang asli, bangsa Indonesia telah mengadakan perubahan paling mendasar pada salah satu staatsfundamentalnorm yang mendasari penyusunan sistem pemerintahan negara”. Pertama, “empat kali Amandemen UUD 1945 telah merubah dari
Reformasi, Demokrasi, Hingga Hilangnya Tujuan Negara

Reformasi, Demokrasi, Hingga Hilangnya Tujuan Negara

Ideologi
Tentunya penyelenggara negara pasti tahu bahwa Pembukaan UUD 1945 sebagai staatsfundamentalnorm memuat suatu hakikat prinsip-prinsip dasar negara yang salah satunya adalah tujuan negara yang kita bisa lihat dalam alinea ke-4. Namun berjalannya waktu, sejak tercetusnya proklamasi, perjuangan menuju tujuan bernegara tersebut semakin lama semakin kabur. Setiap fase kekuasaan rezim tentu saja mencoba menjalankan amanat alinea ke-4 tersebut dengan berpatokan menjalankan isi UUD 1945, namun belum pernah ada yang konsisten dan konsekuen. Rezim Sukarno belum konsisten membangun kesejahteraan, ditambah kondisi faktual ketika itu situasi agresi militer masih terus berlangsung yang mengakibatkan sulit stabilnya kondisi sosial politik. Ditambah hasrat berkuasa mulai muncul di waktu senja Sukarno...
Kembalikan Pancasila Pada Roh Dan Spiritnya

Kembalikan Pancasila Pada Roh Dan Spiritnya

Ideologi, Opini Publik
Oleh: Jacky Jamrewav, S.H. Penulis adalah Ketua DPC GMNI Jakarta Pusat   Dinamika pertumbuhan kehidupan dan perkembangan kehidupan nasional Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini menunjukan sebuah fenomena pertentangan dan konflik yang sangat tinggi. Fenomena pertentangan dan konflik tersebut nampak dalam sistem dan hukum negara yang diatur dan dijalankan untuk melanggengkan penguasaan kaum yang kuat terhadap yang lemah. Pembangunan negara yang dijalanan berdasarkan kebutuhan pasar dan kepentingan investor asing juga menunjukan sisi keberpihakan pemerintah yang lebih diprioritaskan pada kepentingan dan kebutuhan kaum kapitalis dan melupakan tugas serta tanggungjawabnya untuk menjalankan amanat penderitaan rakyat Indonesia yang diinginkan dan dibutuhkan oleh...