Wednesday, October 18Kita mulai dari sini...

Budidaya Lele, Alternatif Usaha Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Menengah ke Bawah

Ada banyak peluang usaha yang dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat menengah ke bawah. Salah satunya adalah budi daya ikan lele.

Lele adalah salah satu macam ikan tawar yang sudah dibudidayakan secara menyeluruh dan komersial oleh masyarakat Indonesia, khususnya di pulau Jawa.

Keuntungan budidaya lele juga sangat banyak:
  • Tidak memerlukan areal tanah yang luas karena bisa disesuaikan dengan kemampuan sendiri
  • Biaya yang dikeluarkan bisa sangat kecil atau besar tergantung kemampuan sendiri
  • Tidak membutuhkan fasilitas yang rumit dan banyak
  • Peluang masih sangat menjanjikan bahkan kekurangan stok
  • Selain itu, lele memiliki kandungan gizi tertinggi dibandingkan dengan jenis ikan perairan darat lainnya. sehingga bisa menjadi salah satu sumber gizi yang baik bagi masyarakat

Budidaya ikan lele tergolong mudah dan tidak membutuhkan banyak modal. Jika anda tidak memiliki tanah yang bisa dijadikan kolam tanah anda bisa mennggunakan terpal sebagai alternatif. Namun agar anda mendapatkan pendapatan yang lumayan harap memperhatikan beberapa hal di bawah ini :

1. Pilih lokasi yang tepat yang jauh dari keramaian agar ikan tidak cepat stress
2. Pilihlah lele jenisdumbo, sangkuriang atau dll
3. Gunakan pakan alternatif karena 60% biaya akan habis untuk pakan
4. Kalau bisa, jual langsung ke pembeli agar anda bisa untung besar jangan lewat pengepul

Berikut ini akan saya paparkan beberapa tips agar anda bisa sukses dalam melakukan budi daya lele yang menguntungkan dan mudah bagi anda meskipun anda pemula.

1. BENIH IKAN

  • Pilihlah jenis lele yang unggul seperti lele dumbo atau lele sangkuriang, sekarang sudah sangat populer karena pertumbuhannnya yang sangat cepat.
  • Pilihlah jenis benih sesuai dengan lokasi dan jenis kolam anda, maksudnya, jika anda menggunakan kolam terpal maka sebaiknya anda mencari benih yang di tetaskan atau sudah biasa hidup di kolam terpal karena jika anda memilih di kolam tanah maka akan mengalami beberapa hal seperti mudah terkena penyakit dan lain – lain.
  1. PAKAN
  • Carilah pakan alternatif yang bergizi tinggi, ada banyak pakan alternatif seperti keong, ganggang dsb, namun anda harus memperhatikan bahwa setiap pakan alternatif itu memiliki fungsi masing – masing sesuai dengan umur ikan lele
  • jangan terlalu pelit dengan membeli pakan murah, lebih baik anda mengeluarkan banyak pakan bergizi namun hasil lebih cepat dan banyak daripada anda mengeluarkan pakan yang leih sedikit tapi rugi. Maka perhitungan matematis dan kejelian anda dalam penggunaan modal harus anda perhatikan dengan baik agar bisnis budidaya ikan lele anda mendapatkan hasil berlimpah.
  • Perhatikan pemberian pakan, saat yang tepat dan jangan sampai telat karena ikan lele adalah hewan kanibal yang bisa memakan kawannya.
  1. JUMLAH TEBAR

Asumsi kedalaman kolam 1-1,5 meter (ini adalah kedalaman yang dianjurkan agar mendapatkan hasil yang baik dalam budidaya lele). Maka bibit lele yang ditebar dianjurkan adalah minimal 200ekor dan maksimal 400 ekor per meter persegi. Contoh, untuk kolam yang mempunyai 5 x 6 meter maka jumlah bibit ikannya minimal (5×6) x 200 = 6000 ekor, maksimal (5×6) x 400 = 12.000 ekor.

  1. KOLAM
  • Netralkan PH dengan menyebar kotoran kambing agar netral selain itu untuk menumbuhkan mikroorganisme untuk makanan alami lele
  • Perhatikan kepadatan kolam agar anda bisa efisien dalam budidaya ikan lele

Oleh karena itu, budidaya ikan lele akan mendapat manfaat secara ekonomis. Tentu saja hal ini sangat memerlukan peran pemerintah, baik pemerintah pusat, daerah provinsi, daerah kota/kabupaten, dan desa untuk meningkatkan pembinaan dan pendampingan wirausaha untuk masyarakat, serta bantuan modal usaha, agar masyarakat menengah ke bawah dapat mengembangkan kemandirian ekomoni mereka.

(Siva Khatulistiwa)

Leave a Reply

%d bloggers like this: